Sabtu, 29 November 2014

Arsitektur Rumah Adat Indonesia ditengah Modernisasi

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terdiri dari berbagai suku yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Setiap suku memiliki kebudayaan, tradisi dan adat istiadat yang berbeda dan beraneka ragam.

Arsitektur Indonesia dipengaruhi oleh keanekaragaman budaya, sejarah dan geografi di Indonesia.

Banyak yang berpendapat bahwa kekayaan arsitektur indonesia adalah sebuah kebanggaan dan identitas bangsa.

bagaimana dengan implementasinya apakah kita memang bangga dengan kekayaan arsitektur dengan menerapkannya di era sekarang, ataukah hanya sekedar monumen di Taman Mini Indonesia Indah .?! apakah tidak bisa diterapkan pada era modern seperti sekarang ini ..????

Saya punya sebuah IMPIAN bahawa pada suatu hari nanti sebagian besar bangunan di Indonesia akan menggunakan arsitektur asli indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua.

Alangkah eloknya .....

dengan pengetahuan para ahli arsitektur dan konstruksi sekarang ini sepertinya bukan hal yang sulit.....
perpaduan arsitektur asli indonesia dengan modern akan menghasilkan sebuah identitas sebagai sebuah bangsa yang selama ini bangga dengan seni budaya serta peninggalan masa lalu hal ini mungkin sebuah keharusan.

SEMOGA BUKAN HANYA MIMPI.....!!!!!!!!!!????????????



Jumat, 21 November 2014

Rumah Adat Khas Suku Bima Uma Lengge Wawo

Uma Lengge merupakan rumah adat suku Bima di Sumbawa.
Rumah adat ini bentuknya hampir sama dengan lumbung. Atapnya berbentuk kerucut dan dibuat dari daun atau jerami.



Biasanya rumah adat ini memiliki 3 lantai :
  1. Lantai yang pertama digunakan sebagai ruang tamu.
  2. Lantai kedua untuk kamar tidur.
  3. Sedangkan lantai tiga biasanya digunakan untuk tempat menyimpan makanan dan barang.
Secara umum, struktur Uma Lengge berbentuk kerucut setinggi 5 - 7 m, bertiang empat dari bahan kayu, beratap alang-alang yang sekaligus menutupi tiga perempat bagian rumah sebagai dinding dan memiliki pintu masuk dibawah

Rabu, 12 November 2014

Ragam Batik Indonesia


batik parang rusak

batik bali

batik bali

batik bali

batik bali

batik batak-ulos-mangiring

batik cirebon

batik cirebon

batik dewa dewa - cirebon

batik cirebon

batik kalimantan

batik merak-latar-ripandan kebumen

batik latar-melati-secontongbezy kebumen

batik madura

batik madura

batik madura

batik madura

batik temanten

batik merak-latar-ripandan kebumen

batik obar-abir cirebon

batik parang-barong

batik parang-curiga yogya

batik pekalongan

batik penjual-legen cirebon

batik primisan cirebon

batik sarongs_madura_sarong

batik sarongvanzuylen cirebon

batik solo

batik solo

batik solo

batik solo

batik solo

batik songket-silk-aceh- sumatra

batik sumatera

batik sumatera

batik sumatera

batik tirta-teja yogya

batik waletan kebumen

batik jogja

batik indonesia

batikkompeni cirebon

Kamis, 16 Oktober 2014

Rumah Adat yang ada di Propinsi Sumatera Selatan

Warisan budaya yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, memang sangat banyak dan beragam.
Salah satu warisan budaya yang tidak boleh dilupakan oleh masing-masing Kabupaten  yang ada di Sumatera Selatan adalah Rumah Adat. Rumah adat merupakan bentuk budaya dan adat istiadat dari setiap kabupaten yang ada di Sumsel, maka dari itu generasi muda saat ini perlu mengetahui dan mengenal bentuk-bentuk dari rumah adat di setiap Kabupaten /Kota.

Pada umumnya, rumah adat di Indonesia adalah rumah panggung. Yang kemudian tradisi tersebut masih terus dilakukan pada rumah tinggal yang berada diperkampungan. Dengan bahan yang sederhana yaitu kayu, rumah itu didirikan.

Dahulu, Sebagian besar rumah di Sumatera Selatan adalah rumah panggung dan terbuat dari kayu. Kondisi tanah yang basah (rawa) maka desain rumah panggung merupakan suatu pemecahan yang tepat. Atau karena kondisi suhu lingkungan yang panas, bisa jadi desain rumah panggung memberi penghawaan ruang yang baik. Dan biasanya rumah-rumah tersebut memiliki bentuk dan desain yang sama.

Beberapa Rumah Adat yang ada di Propinsi Sumatera Selatan : 

rumah adat kabupaten banyuasin

rumah adat kabupaten lahat

rumah adat kota lubuklinggau

rumah adat kabupatenmusi rawas

rumah adat kota pagaralam

rumah pesirah kabupaten musi banyuasin

rumah pesirah kabupaten banyuasin

Rumah tradisional biasanya hanya dianggap sebagai rumah tua yang ketinggalan zaman , tapi ternyata rumah tradisional ini tidak kalah kegunaannya dengan rumah yang terbuat dari beton. Rumah tradisional ini memiliki keunikan tersendiri tidak hanya dari bentuk fisiknya tetapi dari cerita dan makna yang terkandung  pada setiap bagiannya.

Maka dari itu sebagai generasi muda kita harus tetap menjaga budaya yang masih ada di sekitar kita,  demi menjaga keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia.

sumber :
yandriekece.wordpress.com